Mahasiswa UT Palembang bertandang ke OJK Kantor Regional 7 Sumbagsel
Universitas Terbuka Palembang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan melalui program Visit OJK melaksanakan kegiatan edukasi seputar keuangan masyarakat yang diberikan kepada Mahasiswa Universitas Terbuka Program Studi S1 Akuntansi, Administrasi Bisnis dan Akuntansi Keuangan Publik sebanyak 65 mahasiswa dengan didampingi Majelis Wali Amanat Drs. H. M. Tair Abunaim, MM., Kasubag Imam Dwinusa Harun,S.E., dan Staf Keuangan.
Bertempat di Gedung OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan edukasi diberikan dengan pemberian materi untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat. Harapannya mahasiswa sebagai generasi muda yang enerjik dan berwawasan luas mampu meneruskan informasi yang diterima kepada masyarakat disekitarnya.
Materi disampaikan oleh Bapak Wahyu Kresnanto (Analis Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan). Penjelasannya soal pentingnya literasi dan inklusi keuangan karena keduanya memiliki keterkaitan. “Setiap peningkatan 1% dari kedua indeks literasi dan inklusi keuangan, akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesari 0.16%”, tuturnya.
Indeks Pembangunan Manusia merupakan salatu satu ukuran kesejahteraan masyarakatyang mencakup tiga aspek utama pembangunan manusia, yaitu Kesehatan (Harapan Hidup), Pendidikan (Pengetahuan) dan Ekonomi (Standar Hidup Layak).
Selain itu, agar mahasiswa UT Palembang melek dengan intrumen keuangan yang populer saat ini, mulai dari deposito, properti, reksadana, obligasi, saham, valas, dan kripto dimana semuanya menjadi bagian dari pengawasan OJK. Dengan semakin menigkatnya literasi dan inklusi semoga kedepannya masyarakat indonesia pada umumnya dapat terhindar dari investasi ilegal dan modus penipuan lainnya.
Kunjungan ke OJK sendiri merupakan salah satu agenda
kegiatan kemahasiswaan yang rutin dilakukan Universitas Terbuka untuk
meningkatkan kapasitas keilmuan bagi mahasiswa Universitas Terbuka. Kunjungan
ke OJK tersebut adalah salah satu bentuk upaya preventif dalam melindungi
masyarakat, khususnya mahasiswa Universitas Terbuka dalam bentuk pemberian
informasi dan edukasi sehingga mahasiswa selain mengetahui tugasi pokok OJK
juga dapat menjadi penyambung lidah kepada masyarakat di sekitarnya dalam
memberikan informasi dan edukasi yang telah mereka terima sebelumnya.