UT Palembang Resmikan Empat (4) Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) di Wilayah Sumatera Selatan


Komitmen Universitas Terbuka (UT) dalam meningkatkan layanan dan pemerataan akses Pendidikan Tinggi kepada setiap anak bangsa, diwujudkan dengan meresmikan empat (4) Sentra Layanan UT (SALUT) pada Tahap Pertama yaitu SALUT  Primantara Kabupaten Empat Lawang, SALUT Air Kumbang di Kabupaten Banyuasin, SALUT Kisam Tinggi dan Banding Agung di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Acara peresmian dipusatkan di Tebing Tinggi Empat Lawang, Senin 21 Mei 2023.

Universitas Terbuka (UT) sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum telah berpengalaman menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang saat ini dikenal dengan kuliah online. UT selama hampir 40 tahun berusaha menggapai mahasiswa dan calon mahasiswa di seluruh pelosok Indonesia untuk diberikan layanan pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkualitas. Hal ini sesuai dengan amanah yang diembannya dari Pemerintah pada saat berdirinya di tahun 1984, yaitu meningkatkan pemerataan akses pendidikan tinggi untuk seluruh masyarakat Indonesia, dengan metode pendidikan jarak jauh atau saat ini lebih dikenal dengan sebutan kuliah online. UT telah mencetak sekitar lebih dari 2 juta alumni. Dan mencetak juga lulusan yang terbanyak lulus CPNS, pada tahun 2021.

Komitmen terhadap kualitas terus dijaga melalui kewibawaan akademik dengan  teaching and learning provision yang terdiri atas bahan ajar yang berkualitas (baik bahan ajar cetak maupun bahan ajar non cetak), layanan belajar (Tutorial Tatap Muka/Tutorial Webinar, Tutorial Online, Praktik/Praktikum, dan modus layanan belajar lainnya) yang dimonitoring secara ketat, serta menjaga kualitas evaluasi hasil belajar (UAS Tatap Muka, Take Home Exam dan Online Proctoring). 

Guna mendekatkan diri kemasyarakat untuk mempermudah layanan kepada masyarakat dan mahasiswa, Universitas Terbuka (UT) mendorong percepatan transformasi Kelompok (Pokjar) yang selama ini telah menjadi basis mahasiswa UT di pelosok untuk menjadi  Salut. 

Turut hadir pada peresmian Pj Bupati Empat yang diwakilik oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Direktur Universitas Terbuka Palembang Dr. Meita Istianda, Sekretaris Dinas Pendidikan Empat Lawang, Kadiskominfo Emapat Lawang, Kepala Salut Empat Lawang Akri, S.Pd.I., MM, Kepala Salut Air Kumbang H. Firly Hardian, S.Pd., MM, Kepala Salut Kisam Tinggi Ihlam Ariyes, S.Pd., M.Pd, Kepala Salut Banding Agung Bunyamin Hasan, SE, Kemenag Empat Lawang, KUA, Camat, Kepala Desa, Kepala SMA/SMK, dan guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kabupaten Empat Lawang.

Direkur UT Palembang, Dr.Meita dalam sambutannya mengatakan masyarakat Sumsel masih banyak yang belum tahu bahwa Universitas Terbuka adalah Perguruan Tinggi Negeri yang sistem pembelajarannya online, biaya kuliah murah, terjangkau, tanpa uang bangunan, dan kuliahnya tanpa perlu meninggalkan kampung halaman, dan bisa juga sambil kerja.

“Hadirnya SALUT di wilayah Sumsel khususnya di Kabupaten Empat Lawang ini menjadi momentum yang bersejarah”, ucapnya.

Kini dengan adanya Salut, pelayanan pendidikan tinggi melalui UT, hadir lebih dekat untuk melayani masyarakat.

Dalam pelaksanaan pembelajaran, masih banyak mahasiswa yang belum memiliki kesiapan (mental readiness) untuk mengikuti perkuliahan melalui sistem belajar jarak jauh, dalam arti kurangnya kemandirian dalam belajar, inisiatif dan motivasi belajar yang belum terlalu tinggi, serta kemampuan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang masih perlu ditingkatkan.

Sambungnya, di samping itu, mahasiswa sebagai makhluk sosial harus terhindar dari rasa kesendirian (loneliness). Mahasiswa perlu difasilitasi untuk berinteraksi langsung satu sama lain. Sementara itu, lokasi domisili mahasiswa yang tersebar hingga pelosok dan jauh dari lokasi Kampus UT Palembang menimbulkan kendala tersendiri untuk mendatangi Kampus UT Palembang.

“Inilah diperlukannya Sentra Layanan UT. Salut, diharapkan dapat  lebih cepat dan tanggap dalam menjembatani mahasiswa dan masyarakat terhadap layanan UT”, ucapnya.

SALUT adalah unit mandiri yang didirikan oleh masyarakat atau pihak lain yang berperan sebagai penghubung dalam mengakses berbagai layanan, baik akademik maupun nonakademik, dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh UT Palembang. Kehadiran SALUT menjadi penting untuk mengurangi jarak antara mahasiswa dan pemangku kepentingan lain terhadap layanan yang disediakan oleh UT Palembang.

‘’Salut hadir untuk memberi pelayanan pendidikan semaksimal mungkin, jangan sampai masyarakat tidak terlayani dengan baik,” tegas wanita yang akrab disapa Meita. 

Dengan pelayanan yang baik, fokus, dan berintegritas, diharapkan ke depan Salut akan menjadi kantor layanan yang modern. Salut juga bisa menjadi tempat tutorial, tempat ujian online, tempat berinteraksi dan berkegiatan mahasiswa, dan lainnya. Untuk itu kontribusi dari mahasiswa dan masyarakat sekitarnya terhadap keberadaan Salut, diharapkan akan berdampak positif juga. Tutupnya.

Share Artikel ini :